
Penyuluhan kontra radikal dan deradikalisasi korbinmas baharkam Polri di Polda kep Babel
Tribratanewsbabel.com, Polda kep. Babel, – Polda Kep. Babel laksanakan Penyuluhan Kontra Radikal Dan Deradikalisasi Korbinmas Baharkam Polri, kegiatan penyuluhan ini dilaksanakn di gedung tribrata polda kep. Babel yang di hadiri oleh Kapolda Kep. Babel Brigjen Pol Drs. Syaiful Zachri MM beserta Pejabat Utama, Forkompimda, Bhayangkari, Para pelajar/Mahasiswa, Ulama dan dan 5 nara sumber yaitu Kombespol Drs. Zuhdi B Arrasuli, Sh Kasubditbintibsos korbinmas Baharkam Polri, AKBP Kurnia Wijaya SH MH, Kasubdit Identifikasi Dit Idensos Densus 88 AT Polri, Napiter Mukhtar khairi alias herman alias umar alias abu hafshah, keterlibatan Al Qaeda serambi mekkah aceh(pelatihan militer aceh), Dr. Zaprulkan, M,Si Dosen Pascasarjana IAIN Saiykh Abburahman Siddik Babel Dan Drs. H. Rebusan M.Pd.i jabatan Kabid Binmas islam kanwil kemenag Prov. Babel, Rabu (08/08/2018).
Kapolda Kep. Babel Brigjen Pol Drs. Syaiful Zachri dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu tantangan nyata bagi keutuhan dan kesatuan bangsa ini adalah terorisme, terorisme tidak hanyaenimbulkan kerugian material dan myawa serta menciptakan rasa takut dimasyarakat, tetapi teroris juga telah mengoyak keutuham berbangsa dan negara.
Perlu dipahami berdama bahwa ancaman terbesar terorisme bukan hanya terletak pada aspek serangan fisik yangenherikan, tetapi justru serangan propaganda yang secara masif menyasar pola pikir dan pandangan masyarakat, karena itulah yang lebih bahaya.
Melalui acara penyuluhan ini diharapkam mampu merevitalisasi dan memperkuat semangat kebangsaan dan nasionalisme kalangan generasi muda dalam rangka pencegahan paham radikal dan ISIS demi keutuhan dan kesatuan NKRI inilah sebenarnya Tujuan dan hasil yang ingin diraih dalam kegiatan kali ini.
Melalui kegiatan ini kami sangat menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan membentengi diri dari pengaruh ajakan kelompok radikal ISIS kehadiran elemen masyarakat pada kegiatan ini yang mewakili sekolah kampus dan organisasi kepemudaan yang berbeda-beda menjadi sangat strategis untuk membangun kekuatan bersama dalam mendeteksi dini menangkal dan mencegah paham radikal terorisme.