Terkini

Pages

Categories

Search

 


Warta 21: Menjadi Narasumber Karo Ops Ingatkan ini

Warta 21: Menjadi Narasumber Karo Ops Ingatkan ini

by
22 May 2018
HEADLINE
No Comment

Tribratanewsbabel.com, Polda Kep. Babel.-  Karo ops Polda Kep. Babel Kombes Pol  Sihar M. Manurung, SH berkesempatan menjadi nara sumber dalam acara talk show warta 21 di tvri babel Senin (21/5/2018). Turut sebagai nara sumber dalam acara tersebut antara lain Ketua MUI Babel Bpk Zayadi Hamzah dan Kasiter Korem Kolonel Suhardi.

Adapun pokok pembahasan pada acara tersebut “TNI, Polri dan Masyarakat Siap Jaga NKRI Lawan Teroris”, acara tersebut di pandu oleh Revalino.

Pada kesempatan pertama Karo Ops menjelaskan bahwa Polri selama ini dengan daya upayanya selalu berupaya memberantas paham terorisme, yang kita kita ketahui bersama mereka hidup dan beraktifitas seperti warga biasa dan tinggal dilingkungan masyarakat disekitar akan tetapi biasanya kegiatan mereka dilakukan dengan sembunyi – sembunyi, oleh karena itu dihimbau kepada seluruh masyarakat jangan cuek dan harus respek dengan disekitar  karena polri tanpa ada bantuan dari masyarakat kita susah untuk meberantas paham Radikalisme ini, mohon segera melaporkan ke Bhabinkamtibmas yang ada didesanya apabila ada warganya yang melakukan kegiatan mencurigakan, ujar Karo ops

Ketua Mui “ Terorisme itu bukan ajaran Islam, dan embel embel jihad yang mereka selalu jadi alasan untuk aksi mereka itu bukan arti jihad yang sesungguhnya. Islam mencintai kedamain, islam itu toleran, islam mengajarkan kasih sayang.

Karo ops menjawab pertanyaan yang dilontarkan“dalam runtutan kejadian akhir akhir ini Kenapa Polisi sebagai sasaran pelaku terorisme?” sudah lama polisi menjadi sasaran utama kelompok teroris di Indonesia. Teroris, kata dia, menganggap Indonesia adalah negara yang “thoghut” atau menyembah selain Allah. Oleh karena itu, teroris menganggap siapapun yang mengabdi pada negara adalah kafir. “Polisi dianggap antek-antek negara, kafir. Hal tersebut karena ideologi Indonesia bukan berlandaskan agama, melainkan Pancasila.

Agenda teroris di Indonesia yakni menegakkan Indonesia sebagaimana ideologi mereka, yakni negara khilafah. “Polisi yang karena tugasnya menegakkan hukum dan memberantas teroris berada di garis terdepan, maka harus diserang pertama, kata karo ops.

Diakhir acara para nara sumber dan pemandu mendeklarasikan anti terorisme” Kami Masyarakat Bangka Belitung Tidak Takut Dengan Teroris Kami Bersam Mendukung TNI, Polri Memberantas Teroris”. RA



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *