Terkini

Pages

Categories

Search

 


Subdit Tipiter Krimsus Polda Babel Amankan HE Pemilik Tambang di Kawasan Konservasi Mangkol

Subdit Tipiter Krimsus Polda Babel Amankan HE Pemilik Tambang di Kawasan Konservasi Mangkol

by
15 March 2018
HEADLINE, KRIMSUS, RESKRIM
No Comment

Tribratanewsbabel.com-Polda Kep. Babel.

Pangkalpinang; Tim Subdit 4 Tipiter Ditreskrimsus Polda Kep. Babel yg dipimpin langsung Kasubdit AKBP I Wayan Riko Setiawan bersama Kanit Tipiter Kompol Candra Kurniawan, saat menelusuri kawasan Hutan Konservasi Bukit Mangkol, Rabu (14/3/2018) telah berhasil mengamankan dua unit Tambang Inkonvensional (TI) ilegal yg sedang menambang pasir timah di lokasi tambang Desa Air Mesu Kec Pangkalan Baru, Kab. Bangka Tengah, Provinsi Kep. Babel yang merupakan kawasan hutan.

Kasubdit mengatakan, pemilik tambang ilegal yang beroperasi di kaki Bukit Mangkol itu terpaksa harus dijemput karena tidak berada di TKP saat didatangi Petugas.

Selain menangkap HE warga Jalan Ketapang, Kec. Pangkalbalam Kota Pangkalpinang yang juga pemilik tambang, turut diamankan pula lima orang pekerja tambang, yang sedang menambang pasir timah yg diduga lokasi tambang tersebut berada pada titik kordinat X : 0625080 Y : 9752391 di kaki Bukit Mangkol.

Daerah ini merupakan kawasan terlarang untuk ditambang karena termasuk kawasan hutan konservasi,” kata Kasubdit kepada Tribratanewsbabel usai mengaman kan.

Kelima pekerja tambang untuk sementara ini masih dimintai keterangan sebagai saksi. Mereka yaitu MA (30) warga Bukit Kejora Pangkalan Baru, TH (38), BU (30) dan CA (28) ketiganya warga Kelurahan Air Itam Pangkalpinang serta Gu (40) warga Desa Sarang Mandi, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah.

“Untuk saat ini, pemilik dan pekerjanya masih kita lakukan pemeriksaan. Kalau menurut keterangan saksi-saksi, pemilik dari alat-alat tambang dan kegiatan penambangan pasir timah tersebut adalah HE,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang disita di lokasi tambang berupa dua unit mesin Dongfeng kapsitas 22 PK, dua unit mesin Robin, dua gulung selang gabang, dua batang pipa, satu sakan pencuci pasir timah, pasir timah seberat 5 kilogram (kg) dan satu timbangan gantung kapasitas 100 kg.

“Pasir timahnya memang hanya 5 kg, tetapi kita bukan masalah barang buktinya melainkan menambang di Hutan Konservasi Bukit Mangkol ini,” ujarnya.

Penyidik menjerat HE selaku pemilik tambang dengan sangkaan melanggar Pasal 158 UU RI No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) dan Pasal 89 ayat 1 huruf a dan b Jo pasal 17 ayat 1 huruf a dan UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. (Mn)

PhotoPictureResizer_180315_084024148-312x416



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *