Terkini

Pages

Categories

Search

 


Selama TW 1 Tahun 2018, Ditresnarkoba Polda Babel dan Jajarannya Ungkap 123 Kasus Narkoba dan Tangkap 147 Tersangka

Selama TW 1 Tahun 2018, Ditresnarkoba Polda Babel dan Jajarannya Ungkap 123 Kasus Narkoba dan Tangkap 147 Tersangka

by
10 April 2018
HEADLINE, NARKOBA, POLISI KITA, RESKRIM
No Comment

Tribratanewsbabel.com-Polda Kep. Babel.

Pangkalpinang; Selama Triwulan Pertama 2018, Dirresnarkoba Polda Babel beserta Satresnarkoba Polres Jajarannya berhasil mengungkap 123 kasus penyalahgunaan Narkoba dengan menangkap 147 tersangka di wilayah hukum Polda Babel.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kep. Babel
Kombes Pol Suhirman SIK MSI dalam konferensi pers, Selasa (10/4/2018) siang.

Menurut Suhirman, pengungkapan kasus pada Triwulan pertama (Januari-Maret) 2018, mengalami peningkatan yang sangat besar jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Selama tahun 2017, Ditresnarkoba dan Polres Jajarannya telah ungkap kasus sebanyak 298 kasus dan ini mengalami peningkatan yang sangat besar, karena baru triwulan pertama 2018, kita sudah ungkap 123 kasus, belum triwulan selanjutnya. Dari 123 kasus yang telah diungkap, Polda Babel berhasil mengungkap sebanyak 42 kasus, dan sisanya diungkap oleh Polres jajarannya, kata Suhirman kepada awak media.

“Dari seluruh barang bukti yang disita selama 2018, masih didominasi oleh kasus narkoba jenis Sabu. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka barang-barang tersebut masih banyak dari Sumatera Selatan yang dikirim melalui jalur laut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan para pelaku penyalahgunaan narkoba masih didominasi oleh jenis kelamin laki-laki, yang mana tahanan pada hari ini ada 33 tersangka yang ditahan oleh Polda Babel. Dari total kasus tersebut semua masih dalam proses pihak penyidikan kepolisian khususnya direktorat narkoba Polda dan jajaran Polres.

“Jumlah tersangka keseluruhan selama bulan Januari-Maret sebanyak 147 pelaku di seluruh Babel, dengan barang bukti 226,67 gram Sabu, 597,29 gram Ganja, 7,5 butir Ekstasi, serta obat-obatan berbahaya, dan uang sejumlah Rp 23.922.000,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suhirman mengatakan untuk mengantisipasi masuknya barang haram tersebut masuk ke wilayah Provinsi Bangka Belitung, pihaknya terus melakukan koordonasi dengan instansi terkait.

“Koordinasi antar instansi tetap kita lakukan, baik dengan BNN, Balai POM dan Pemprov dalam rangka untuk sosialisasi penyuluhan dan himbauan kepada kelompok-kelompok masyarakat. Selain itu kita juga melakukan koordinasi antar provinsi untuk mengantisipasi supaya peredaran masuknya narkoba di Babel bisa diminimalisir,” jelasnya.

Dengan indikasi terjadinya peningkatan pengungkapan kasus dari tahun ke tahun, Dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar betul-betul menjauhi penyalahgunaan narkoba.

“Kepada anak-anak sekolah dan para remaja, saya menghimbau jangan sekali-kali ada rasa ingin tahu terhadap narkoba. Kepada orang tua saya berharap agar lebih peduli dengan keluarga dan lingkungan sekitar selalu memberikan nasihat tentang penyalahgunaan narkoba,” harapnya.(Mn)PhotoPictureResizer_180410_223809929-384x288



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *