Terkini

Pages

Categories

Search

 


Polisi Akan Usut Tuntas Perusakan Bukti Pengaturan Skor Bola

Polisi Akan Usut Tuntas Perusakan Bukti Pengaturan Skor Bola

by
12 February 2019
HEADLINE, POLISI KITA
No Comment

Tribratanewsbabel, Bidang Hubungan Masyarkat – Satgas Antimafia Bola memastikan tidak akan berhenti pada 3 tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor di kantor Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Pengusutan kasus akan didasari berdasarkan temuan-temuan yang merujuk pada dugaan pelaku-pelaku lain.

“Saat ini Satgas (Antimafia Bola) masih mendalami 3 tersangka itu. Kalau itu sudah jelas, nanti ada perlu penambahan penyitaan barang bukti untuk penguatan pemeriksaan, tidak menutup kemungkinan akan ke pelaku-pelaku lain,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., di gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/2/19).

“Tidak menutup kemungkinan nanti dari hasil pengembangan ada tersangka baru,” tambah Karo Penmas.

Sebelumnya, tiga tersangka yang telah ditetapkan adalah Musmuliadi, Dani, dan Abdul Gofur. Ketiganya memaksa untuk masuk ke area yang telah disterilkan oleh Kepolisian di kantor Komdis PSSI untuk mengambil beberapa barang elektronik serta dokumen.

Kantor Komdis PSSI tersebut berada di Jalan Taman Rasuna Timur, Jakarta Selatan. Selain kantor itu, Satgas Antimafia Bola sudah menggeledah 2 lokasi lainnya, yaitu kantor PT. Liga Indonesia di Rasuna Office Park DO 07, Jakarta Selatan dan PT Gelora Trisula Semesta di Menara Rajawali Lantai 11, Mega Kuningan.

Untuk penggeledahan di kantor PT Liga Indonesia, polisi menemukan dokumen yang telah dirusak dengan cara dimasukkan ke mesin penghancur dokumen. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes. Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si., menyebutkan indikasi dokumen yang dirusak sebagai dokumen keuangan Persija.

Karo Penmas sendiri menyebutkan 3 tersangka yang ditetapkan berkaitan dengan perusakan barang bukti di kantor Komdis PSSI, bukan di PT. Liga Indonesia. Namun dia tidak menampik bila nantinya dikatakan tim Satgas Antimafia Bola membuka kemungkinan memeriksa manajemen Persija.

“Apa ada kaitannya dengan manajemen Persija?” tanya wartawan.

“Ke arah situ ya, penyidikan masih butuh pendalaman yang komprehensif dalam hal pidana ini,” jawab Jenderal Bintang Satu tersebut.

Penetapan 3 tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor itu merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. Dalam perkara sebelumnya, polisi menetapkan 6 tersangka yang diduga melakukan pengaturan skor dan pertandingan (match fixing). Pada saat ini, berkas perkara 6 tersangka itu sudah dilimpahkan ke kejaksaan untuk kemudian segera diadili. (Tribratanews.polri.go.id)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *