Terkini

Pages

Categories

Search

 


Krimsus Polda Babel Grebeg Rumah Praktek Pusat Penyembuhan Alami Griya Herbal

Krimsus Polda Babel Grebeg Rumah Praktek Pusat Penyembuhan Alami Griya Herbal

by
27 September 2018
KRIMSUS, POLISI KITA, RESKRIM
No Comment

TRIBRATANEWSBABEL.COM-PANGKALPINANG; Tim Penyidik Subdit I Indag (Industri Perdagangan) Krimsus Polda Babel Cek keberadaan Rumah Praktek Pusat Penyembuhan Alami “Griya Herbal‚ÄĚPimpinan Mr. HER, yg beralamat di RT 11 Kel. Dul Kec. Pangkalan Baru Kab. Bangka Tengah, Rabu (26/9/2018) Jam 10.30 Wib.

Hasil pengecekan lokasi, telah ditemukan bahwa kegiatan praktek pengobatan tradisional Griya Herbal tersebut, tidak memiliki izin Praktek Kesehatan, dan telah memproduksi, mengedarkan sediaan farmasi tidak menuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu serta memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yg tidak memiliki izin edar.

Demikian disampaikan oleh Dirreskrimsus Polda Babel Kombes Pol Mukti Juharsa kepada Tribratanews babel, Kamis (27/9) melalui ponselnya.

Dirreskrimsus juga mengatakan, bahwa perbuatan pelaku dapat disangka melakukan tindak pidana praktik pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan alat dan teknologi tanpa ijin sehingga mengakibat kan kerugian harta benda, luka berat atau kematian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 ayat (1) Jo 191 Jo 196 Jo 197 Jo 198 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman diatas 5 thn.

Selain UU Kesehatan, pelaku juga disangka melanggar pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 huruf f dan i UU RI No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun, ujarnya.

Dirreskrimsus juga mengatakan, bahwa pelaku yang disangka melakukan pidana ini yaitu ILH (31) selaku Penanggung jawab dan HDR (31) selaku Petugas terapi yang disangka melanggar Pasal 55, 56 KUHP Jo UU Kesehatan dan UU Perlindungan Konsomen.

Dari rumah praktek tersebut, telah disita barang bukti berupa :
kapsul isi total 1.246 butir; kapsul kosong 1 plastik; serbuk jamu 15 bungkus; sendok kecil;
blender;baskom;lampu; saringan; plastik pembungkus obat; stetoskop (alat pendengar detak jantung); pemanas; Foot Massager; Alat Tensi; alat cek gula darah/ kolesterol/asam urat.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polda Babel guna pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait dengan dugaan pidana penyalahgunaan produksi, mengedarkan sediaan farmasi yang diduga tidak memenuhi standar dan syarat keamanan ini, penyidik akan memeriksa para saksi, ahli baik dari BPOM, Dinkes dan ahli pidana, ujar Dirkrimsus (MN)

PhotoPictureResizer_180927_225434339-320x240

PhotoPictureResizer_180927_225444979-320x240



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *