Terkini

Pages

Categories

Search

 


Bhabinkamtibmas Desa Jeramba Gantung Kec. Gabek Pangkalpinang Berikan Binluh dalam rangka Mencegah Paham Radikalisme

Bhabinkamtibmas Desa Jeramba Gantung Kec. Gabek Pangkalpinang Berikan Binluh dalam rangka Mencegah Paham Radikalisme

by
9 July 2018
BINMAS, HEADLINE, PANGKALPINANG, POLISI KITA, POLRES
No Comment

Tribratanewsbabel.comPhotoPictureResizer_180709_221923080-520x390

Pangkalpinang; Bhabin Kamtibmas Desa Jeramba Gantung Kec. Gabek Polsek Tamansari Polres Pangkalpinang, Bripka Wan Pahreza telah memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada Masyarakat Kecamatan Gabek di Aula Kantor Kecamatan Gabek Kota Pangkal pinang, Senin malam (9/7/2018).

Hadir dalam kegiatan binluh tersebut yaitu masyarakat Kecamatan Gabek, baik kaum ibu ibu maupun bapak bapak serta para Kades, Bhabin dan babinsa se kecamatan Gabek serta Kapolsek Tamansari.

Dihadapan Masyarakat, Bripka Wan Pahreza mengatakan, bahwa Faktor faktor Penyebab Radikalisme, antara lain yaitu : 1) Menafsirkan keyakinannya secara sempit dan fanatik; 2) Menolak ideologi yang tidak sesuai keyakinan mereka; 3) Pemerintah dianggap sewenang wenang terhadap masyarakat; 4) Menganggap Pemerintah tidak memihak kepada rakyat; 5) Sosial eknomi yang kurang menjamin kesejahteraan masyarakat; 6) Oknum elit politik yang terlibat tindak pidana;7) Paham yang ingin mengganti ideologi pancasila; dan 8) Ketidak puasan/ kekecewaan terhadap Kinerja Pemerintah.

Selanjutnya Bripka Wan Pahreza mengatakan, ciri ciri Radikalisme, antara lain yaitu :1) Mengklaim bahwa ideologi yang dianutnya adalah yg paling benar; 2. Mereka menganut fanatisme agama yang berlebihan dengan penyampaian secara kasar, keras dan emosional; 3) Mudah mengkafirkan orang; 4) Menggunakan cara cara mendiskreditkan pemerintah yang sah melalui kegiatan berkedok agama; 5) Mempunyai ikatan kelompok yang kuat dan menampilkan ciri dan ritual yang khas; dan 6) Secara sadar menentang dan melawan kebijakan pemerintah yang sah, ujar Wan Pahreza.

Lebih lanjut, Wan Pahreza berpesan jika
ada berita, maka kroscek kebenarannya terlebih dahulu atau dalam bahasa agama yaitu Tabayyun karena saat ini banyak berita hoax,ujar Wan Pahreza. (Mn)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *